Start From Ordinary Things…

Just what I think..feel and writing about

Perto Rican Nosology: Nervios – AnthPsi January 6, 2008

Filed under: 1 — itha @ 12:28 pm

Peter J.Guarnaccia, Robert Lewis-Fernandez dan Melissa Rivera Marano-  

Abstraksi           

Fokus perhatian utama antropologi medis dan antropologi psikiatri adalah untuk dapat memahami kategori-kategori populer dan sistem untuk klasifikasi suatu penyakit, untuk meneliti hubungan antara kategori penyakit dengan pemahaman budaya tentang tubuh dan untuk menginterpretasi peranan dari kategori penyakit dalam memediasi individu dengan lingkungan sosialnya. Tulisan ini akan berbicara tentang bagaimana memberi nama pada sebuah penyakit, siapa yang mendeterminasi kategori apa yang digunakan dan implikasi dari determinasi tersebut. Secara spesifik tulisan ini mencoba untuk meneliti berbagai pengalaman nervios diantara masyarakat Puerto Rico di Puerto Rico dan di kota New York           

Nervios lebih dari sekedar diffuse idiom stress dimana terdapat perbedaan kategori dan pengalaman dari nervios yang memberikan pengetahuan tentang bagaimana stress dialami dan diekspresikan oleh masyarakat Puerto Rico. Perlu untuk dketahui bahwa nervios tidak hanya terjadi pada masyarakat Puerto Rico saja melainkan terjadi hampir pada semua kebudayaan Amerika Latin. Terkait dengan kategori penyakit, Good (1977:39-40) mengatakan bahwa kategori penyakit dapat dipahami sebagai imej yang memberikan pengetahuan terutama tentang pengalaman stres. Kategori penyakit juga dapat dipahami sebagai simbol inti dalam jaringan semantik, jaringan kata, situasi, simptom dan perasaan yang terasosiasikan dengan penyakit serta memberikan pengertian pada para penderitanya. Pengertian terhadap penyakit digenerasikan secara sosial dalam penggunaannya oleh individu untuk mengartikulasikan pengalaman mereka terhadap konflik dan stres yang terkait dengan tipe sindrom stres dalam masyarakat.  

Penelitian Terdahulu Pada Klasifikasi Penyakit Latin            

Penelitian tentang masalah kesehatan kejiwaan pada kebudayaan Latin telah dimulai lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Pada tahun 1978, Newton memberikan suatu emik model dari penyakit jiwa pada masyarakat Mexico-Amerika berdasarkan wawancara kualitatif dengan 23 informan. Newton mengatakan penyebab utama terjadinya penyakit jiwa adalah karena masalah emosional, dimana kontrol emosi dan ketahanan menghadapi masalah merupakan kunci utama.

           Sementara itu pada tahun 1977, Harwood juga memberikan skema lain untuk mendiagnosis penyakit jiwa dalam ‘bingkai’ espiritismo, sebuah bentuk penyembuhan dan praktek yang religi diantara masyarakat Puerto Rico. Dalam penelitiannya tentang espiritismo di New York, Harwood menemukan bahwa espiritismo yang ada di New York dibawa berdasarkan sponsor dari pusat penyembuhan masyarakat agar pusat penyembuhan menjadi lebih  responsif terhadap kebutuhan komunitas masyarakat Latin.

Tabel II.         Kategori Etiologikal Pada Diagnosis Roh/SpiritKategori Etiologikal                                                 Roh/Spirit

1.Envidia (envy)                                roh jahat yang berinkarnasi mempunyai hubungan yang dekat                                                                 dengan korban.               

2. Brujeria (socrery)                           roh dikirim untuk menyakiti korban, merupakan   kerjasama                                                                antara musuh dengan dukun. 

3. Mala Influencia                          roh jahat dari tingkat rendah seolah-olah memberikan    (evil influence)                               ‘pencerahan’ atau jalan keluar atas suatu masalah 

4. Facultades                                       roh dari berbagai tingkatan merasuki tubuh korban dan     (faculties)                                         mulai mengontrol tubuh korban. 

5. Prueba                                              roh pelindung yang menguji korban ketika korban     (test or trial)                                     mengembangkan perlindungan diri sendiri 

6. Cadena                                             roh dari keluarga atau saudara dari masa lalu yang telah    (chain)                                              melakukan suatu kesalahan atau kejahatan 

7. Castigo                                             roh yang tidak mempunyai tujuan diperbolehkan tinggal             (punishment)                      dalam tubuh korban yang menolak berhubungan dengan                                                                pelindung spiritualnya.                                                                                Dari kedua emik model tersebut, dapat diketahui secara kontras bahwa kategori diagnosis pada Mexican-American lebih menjelaskan pada berbagai perasaan dan prilaku sementara kategori spiritist lebih didasarkan pada perbedaan spiritual yang menyebabkan penyakit itu terjadi. Perbedaan lainnya adalah yang satu menyajikan diagnosis kategori berdasarkan simptom-simptom inti tertentu dan mendeskripsikan beberapa tipe pengalaman dalam menghadapi penyakit, fokus pada pengalaman internal individu. Sementara yang lain lebih didasarkan pada adanya pengetahuan yang diturunkan akan adanya penyebab dari penyakit dan etiologikal pada alam, lebih berorientasi pada interaksi antara individu dan orang lain dalam masyarakat atau dengan dunia gaib. 

Ways of Being Nervous: Experiences of Nervios and Ataque de Nervios           

Penggunaan istilah Purto Rican Syndrom atau PRS telah memberikan pemahaman lebih lanjut di kalangan peneliti dan profesional kesehatan untuk meneliti tentang sindrom tersebut dimana terdapat perbedaan dalam mengekspresikan stres  antara masyarakat Puerto Rico dengan masyarakat Latin lainnya. Pada awalnya istilah Puerto Rican Syndrome ini digunakan dalam konteks untuk memaksa para pemuda Puerto Rico untuk bergabung dalam militer Amerika Serikat, dan untuk selanjutnya disebut dengan nervios.

            Nervios muncul sebagai respon terhadap peristiwa-peristiwa stres sosial, merupakan pengalaman yang mengekspresikan idiom, melibatkan banyak kelas pekerja dan masyarakat miskin, juga merupakan bentuk pengekspresian masyarakat Puerto Rico yang hidup dalam masa transisi dari masyarakat agraris ke masyarakat industri. Adanya perbedaan pengekspresian dari nervios ini biasanya merupakan respon dari rasa sakit yang signifikan, penderitaan dan kehilangan secara sosial. 

Being A Nervios Person (Ser Nervioso)           

Menjadi seseorang yang nervios biasanya dimulai sejak kanak-kanak, merupakan hasil dari penderitaan yang mengakibatkan pengalaman traumatik, atau merupakan ‘bawaan’ atau warisan. Nervios dapat diwariskan dalam sebuah keluarga dan mempengaruhi anak sehingga si anak dapat dengan mudah dipengaruhi oleh stres yang dianggap normal oleh orang lain. Ini terjadinya misalnya ketika seorang ibu sedang hamil menderita tekanan fisik dan mental secara hebat, minum-minuman keras, menggunakan obat-obatan serta kekurangan gizi. Salah seorang informan  mengatakan adanya trauma dalam keluarga, seperti kematian keluarga atau kekasaran/siksaan orang tua dapat menyebabkan seseorang menjadi nervios.

            Ketika seseorang menderita nervioso, mereka akan tetap menderita nervios sepanjang hidup mereka meskipun kebanyakan dari mereka dapat mengontrol kondisinya dengan bantuan dan support dari anggota keluarga dan yang lainnya. Bagaimanapun orang yang menderita nervios dapat dengan mudah terpancing emosinya dalam menghadapi suatu masalah. Orang yang menderita nervios mempunyai lebih banyak masalah hidup dibandingkan orang lain, dan biasanya menemukan kesulitan dalam menyelesaikan masalahnya. Mereka lebih cemas, menggerutu dan menangis lebih sering dibandingkan orang lain, berbicara dan berjalan dengan satu tangan terayun lebih cepat, sering sekali menggigit kuku tangan dan sering terkena sakit kepala serta sakit perut. Namun di satu sisi mereka juga lebih mudah atau lebih cepat menurunkan amarahnya. Terkait dengan jenis kelamin, biasanya pria menderita nervios dikarenakan trauma perang sementara wanita menderita nervios dikarenakan masalah keluarga dan ekonomi.

            Dalam mencari bantuan untuk mengatasi nervios, keluarga merupakan sumber utama untuk mencari bantuan selain memilih menanganinya secara medis. Untuk bantuan bagi penderita nervios, keluarga harus sedapat mungkin membuat si penderita hidup dalam suasana yang tenang dan damai. Perbedaan dalam mencari pertolongan secara gender yang biasanya dilakukan dan dilaporkan adalah biasanya wanita melakukan penyembuhan di rumah dengan menggunakan teh herbal, sementara para pria tidak melaporkan bagaimana mereka mengatasi nervios. Selain itu bantuan  secara spiritual juga sangat berguna dimana para penderita nervios meminta pertolongan pada pastur dan pendeta. Bantuan profesional sangat disarankan, bentuk bantuan dari profesional berupa terapi dan konsultasi dari psikolog dan psikiatri dan obat-obatan.

            Secara umum, menjadi seorang nervios di tampilkan sebagai kondisi kronik dimana seseorang menjadi nervios sedari ia lahir atau sebagai hasil dari trauma di masa kanak-kanak. Walaupun menjadi penderita nervios sulit mengontrol dirinya sendiri, namun itu dapat dikontrol dengan bantuan dan support keluarga serta orang lain. Penderita nervios lebih mundah menjadi stres ketika berhadapan dengan suatu masalah dan biasanya menjadi semakin parah ketika masalah-masalah yang terakumulasi menjadi semakin membebaninya.

 Suffering From Nerves (Padecer De Los Nervios)           

Menderita nerves lebih pada suatu penyakit dan biasanya diasosiasikan dengan depresi. Menderita nerves berpengaruh pada tubuh dan pikiran, biasanya terjadi dan berkembang pada usia dewasa sebagai hasil dari berlebihannya beban hidup yang dapat ditanggung. Orang yang menderita nerves mengekspresikan pengalamannya dengan  mengalami dan memiliki terlalu banyak pikiran yang menguasai mereka. Mereka tidak bisa duduk diam, selalu bergerak dan menggerutu serta berbicara dengan sangat cepat. Kepribadian mereka pun terpengaruhi; mereka lebih erratic, sangat sensitif terhadap stressor, biasanya cemas dan gugup, ketakutan dan lebih mudah terpicu untuk marah dengan meledak-ledak.            Penyebab dari terjadinya suffering from nerves secara umum sama dengan penyebab terjadinya nervios. Perbedaannya adalah pada suffering from nerves peristiwa atau kejadian yang mengakibatkan stres muncul ketika dewasa. Perasaan tidak dapat menemukan solusi atas suatu masalahjuga merupakan salah satu penyebab terjadinya suffering from nerves. Wanita biasanya menderita nerves dikarenakan persoalan rumah tangga, perhatian dan konflik dengan anak-anak. Baik pria dan wanita menyebutkan efek dari perang juga berpengaruh, pria lebih pada pengalaman mereka ketika dikirim untuk berperang sedangkan wanita lebih pada mengkhawatikan anggota keluarganya yang ikut militer. Seriusnya penderitaan penderita nerves terefleksikan pada berbagai jenis bantuan responden yang di rekomendasikan untuk mereka. Keluarga dekat dan teman tetap menjadi sumber utama pertolongan yang sangat membantu serta bantuan dari profesional. Dokter dapat membantu ‘kerusakan’ fisik, sementara psikologist atau psikiatrist dapat memberikan terapi dan obat-obatan dalam mengatasi masalah-masalah yang menyangkut psikologis penderita. Selain itu melakukan aktivitas yang memadai bagi penderita ternyata sangat membantu untuk menjaga mereka dari perasaan cemas dan berpikir terlalu banyak.

Menderita nerves sangat sulit untuk dikontrol oleh diri sendiri, membutuhkan bantuan dari orang lain untuk mengontrolnya. Ini menunjukan bahwa ketika seseorang terindikasi menderita nerves maka ia telah beralih menuju gejala sakit jiwa, atau melewati garis batas dari penyimpangan emosi menuju penyimpangan jiwa. 

Nervous Attacks (Ataques De Nervios)           

Nervous attack ini sangat akut, merupakan dramatik episode yang muncul sebagai hasil dari kejadian-kejadian pemicu utama stres, khususnya dalam lingkungan keluarga.  Serangan nervous dapat terjadi pada siapa saja yang mengalami kejadian pemicu stres yang berlebihan. Wanita lebih sering mendapat serangan nervous, sementara pria mengalaminya ketika harus berhadapan dengan situasi yang menakutkan bagi mereka. Serangan muncul langsung sebagai respon dari situasi yang tidak kondusif, dimulai dengan tangisan dan teriakan, orang-orang mulai menjadi histerik. Penderita dapat melemparkan barang-barang yang ada atau menyerang orang lain dan terlihat lepas kontrol baik secara sikap dan aksi. Selama proses serangan ini, penderita dapat menjatuhkan diri mereka dan berbaring seolah-olah mereka telah mati atau menggucangkan tubuh mereka seolah-olah mereka menggigil. Setelah proses serangan nervous berhenti, penderita biasanya tidak begitu ingat apa saja yang telah mereka lakukan selama serangan. Bahkan dalam beberapa kasus penderita mempunyai kecenderungan untuk melakukan aksi bunuh diri selama serangan terjadi.           

Kejadian klasik yang biasanya menjadi pemicu terjadinya serangan nervous adalah berita yang terduga yang mengabarkan kematian anggota keluarga. Baik kematian dan berita yang terduga tersebut mempunyai beban mental tersendiri khususnya dalam etnopsikologi masyarakat Puerto Rico. Kejadian lainnya adalah konflik dengan orang ketiga, khususnya ketika mereka diancam akan diceraikan, dan konflik antar orang tua dan anak tertua dimana anak tersebut sudah tidak lagi menganut nilai yang sama dengan keluarga.            

Untuk pertolongan, pertolongan yang dibutuhkan tergantung seberapa besar pengaruh serangan, kelas sosial dan religi yang mengkarakteristikan jaringan sosial si penderita. Misalnya ketika serangan muncul pada pemakaman Khatolik, maka bantuan selayaknya datang dari anggota keluarga yang harus melindungi korban ketika ia terjatuh dan mendoakannya, lalu menyeka wajahnya dengan alcoholado, yaitu campuran alkohol dengan rempah-rempah untuk menembalikan kesadarannya. Ketika masalah keluarga menjadi sumber terjadinya serangan, maka konseling religi dan perawatan kesehatan jiwa menjadi bantuan yang sangat berguna, khususnya bagi banyak masyarakat Puerto Rico. Jika serangan yang terjadi ternyata lebih buruk dan lebih kronis, maka penderita dapat dibawa ke tempat perawatan sakit jiwa. 

Contoh Kasus 1.           

Seorang wanita Puerto Rico yang berusia 31 tahun, mempunyai sejarah menderita nervios, ataques de nervios dan anxiety disorder. Wanita ini menceritakan bahwa ia sudah menderita nervios sejak masih kanak-kanak dikarenakan ia amat pemalu dan larangan ibunya yang melarang ia untuk bermain dengan anak-anak lainnya. Identifikasi budaya dari gejala nervios sejak kanak-kanak ini merupakan suatu petunjuk yang mengarah nantinya pada trauma dan masalah kesehatan jiwa.           

Ataques yang dialaminya terjadi ketika ia beranjak dewasa, merupakan hasil dari prilaku kejam yang dilakukan oleh ibunya. Masalah anxiety muncul muncul pada awal dewasanya, pertama kali muncul sebagai fobia sosial menjelang kuliah di universitas, lalu serangan panik setelah melahirkan anak pertamanya pada usia 21 tahun. Disini ia dengan jelas membedakan antara ataques de nervios dengan serangan paniknya.           

Kasus ini memberikan suatu ilustrasi tentang pentingnya peranan trauma yang terjadi ketika kanak-kanak guna menyeting tingkatan untuk masalah nervios dan penyimpangan psikiatri selanjutnya. Kasus ini juga mendemonstrasikan bagaimana sindrom budaya dan penyimpangan psikiatri menyatu sebagai kunci transisi hidup ketika pengalaman stres baru muncul. 

Contoh Kasus 2.           

Seorang wanita Puerto Rico yang berusia 45 tahun, mempunyai trauma hidup yang lebih kompleks. Menderita nervios, ataques de nervios dan masalah psikiatri. Ia menceritakan bahwa ia telah menderita nervios sejak kanak-kanak tapi tanpa adanya trauma yang jelas pada tahun awal kehidupannya. Mengalami fobia sosial ketika ia mulai sekolah. Mendapat perlakuan kasar dari pria ketika berhubungan yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan post traumatik stres, ini merupakan ataques de nervios.

Untuk selanjutnya ia mengalami serangan kekerasan yang dilakukan oleh anak laki-lakinya yang terlibat obat-obatan. Ia sudah merasakan depresi berat ketika berusia 35 tahun dan bertambah serius dikarenakan anaknya masuk penjara dan suaminya terlibat secara fanatik pada agamanya.

            Kasus ini memberikan ilustrasi bagaimana pentingnya peranan ataques de nervios dalam memberi tanda pada beberapa episode stres dan trauma yang menjadi kunci dalam hubungan sosial. Dimana ataques ini harus dapat dikenali dengan jelas sebagai permintaan tolong dalam dunia sosial bagi mereka yang berada di luar kontrol masyarakat dan budayanya.

Kesimpulan

ü      Semua bentuk dari nervios merupakan idiom yang kuat terdapat pada kelas pekerja dan wanita serta pria miskin di Puerto Rico untuk mengekspresikan stres yang dialami individu, krisis dalam keluarga dan deprivasi sosial.

ü      Penggunaan kategori nervios yang berbeda tidak hanya merupakan salah satu cara untuk memberi label terhadap salah satu penyakit di Puerto Rico, melainkan juga sebuah cara untuk mengetahui tentang tipe-tipe individu, hubungan sosial mereka, dan tempat mereka atau kedudukan mereka di masyarakat.

ü      Diskusi masyarakat tentang nervios memberikan pengetahuan bahwa kondisi sosial yang menyebabkan nervios terjadi saat interaksi antara pengalaman hidup dan ketahanan tubuh.

ü      Nervios dapat diwariskan dalam sebuah keluarga dan mempengaruhi anak sehingga si anak dapat dengan mudah dipengaruhi oleh stres yang dianggap normal oleh orang lain.ü      Kehilangan keluarga, hubungan keluarga yang abusif dan penuh kekerasan, kekurangan faktor ekonomi, trauma karena mengikuti dan mengirim orang yang dicintai ke medan perang merupakan alasan kebanyakan orang mengalami nervios.

ü      Keluarga mempunyai peranan yang penting dalam menangani masalah nervios, hal ini dikarenakan keluarga menyediakan sumber komplementari yang penting bagi anggotanya, baik secara emosional dan instrumental.

ü      Berbagai bentuk nervios telah menyatu sebagai idiom multivokal dari stres untuk generasi masyarakat Puerto Rico yang dipengaruhi sejarah kejadian dan transformasi.

ü      Tidak semua generasi Puerto Rico saat ini, bahkan mereka yang berada di kelas pekerja dan miskin mengalami atau setidaknya pernah mengalami nervios sebagai hasil dari adanya perubahan sosial.

ü      Puerto Rican popular nosology dapat dikatakan sebagai pengetahuan lokal yang merefleksikan mereka yang mencari perhatian/perawatan serta menyediakan sebuah bentuk komunikasi tentang penderitaan lebih cepat bagi perhatian mereka dibandingkan diagnosis psikiatri.  

ü      Nosologi populer merupakan salah satu strategi untuk menantang hegemoni medis dan psikiatri yang telah mengembangkan bagaimana menamakan dan menyembuhkan penderitaan manusia. Nosologi populer fokus pada hubungan interpersonal, sosial, politik, ekonomi, dan sumber spiritual dari stress. 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s