Start From Ordinary Things…

Just what I think..feel and writing about

Fase Dalam Hidupqu August 27, 2007

Filed under: Dear Diary — itha @ 8:29 am

di-samping-makara-ui-small.jpg 

Dalam tiap kehidupan manusia pastinya ada fase-fase tertentu kehidupan yang harus kita lewati dan jalani. Rasa sedih, gembira, sakit hati, pengorbanan dan kebahagiaan tanpa syarat pasti silih berganti datang dan pergi mengisi hari-hari kita. Begitu pun dengan diriku…

25 tahun yang lalu jadi hari yang bersejarah untukku karena ketika itulah qu dilahirkan dari rahim seorang perempuan hebat yang pernah qu kenal sepanjang hidupku. Ia memberikan ku nafas kehidupan dengan kecupannya ketika qu baru pertama datang ke dunia ini. Ia juga selalu membimbingku dalam melewati bahagianya masa kanak-kanakku yang penuh dengan kenakalan menjahili anak laki2 di sekitar rumahku, dan membantu aku dalam melewati masa peralihanku dari kanak-kanak menuju remaja, dia juga selalu mendengarkan cerita2ku ketika ku beranjak remaja dan tetap mendengarkan ceritaku ketika ku beranjak dewasa. Ibu menjadi salah satu faktor terpenting bagi ku dalam melewati fase-fase kehidupanku. N for that moment I just wanna say I love u mom.

Ada satu fase dalam kehidupanku dimana aku benar-benar terpuruk, bahkan tak ada satu orang pun yang sanggup mengangkat aku dari dalamnya jurang penderitaan dan sakit hati yang ku rasakan, aku patah hati.

Aku melakukan kebodohan terbesar dalam hidupku tapi sampai sekarang aku masih tidak mengerti apakah dengan memberikan rasa percaya kepada seseorang itu merupakan suatu kebodohan atau hanya aku saja yang dipecundangi oleh kepercayaan itu? Entahlah, ku tak pernah paham.

Patah hati… penyakit paling kronis yang diderita oleh para pencinta dan yakinlah ketika kau begitu mencintai seseorang ini adalah penyakit paling vital yang ingin kau hindari karena penyakit itu dapat membunuhmu perlahan… and yea, at the begining it start to killin me softly but I realize no body deserve to make me sorrow, coz my world is not ending yet just becoz of 1 person who left me. I have plenty others who still care and love me sincerely. I have to feel lucky, coz by feelin it I know I deserve a happiness. And I did it…

Fase paling chaos dalam hidup qu dapat qu lewati dengan penuh perjuangan dan qu selalu syukuri hal yang tlah terjadi karena itu mengajari ku banyak hal dan membuat aku lebih dewasa dalam berpikir, bertindak dan menyikapi masalah dalam hidupku. And the luckiest thing that ever happen at that phase is I realize God still love and care of me coz God send me an angel… a knight… a saviour that lift me up from my sorrow few months after that pain begin and ended.

Fase terakhir yang ku rasakan adalah hari ketika aq di wisuda, hari Jum’at 24 Agustus 2007. Hari itu ku rasakan menjadi titik tolak ku menempuh kehidupanku sendiri yang berbeda… ini satu fase lagi yang harus ku jalani seiring dengan selesainya kuliah qu… beda rasanya menjadi seorang manusia yang lebih bertanggung jawab. Aku sadar akan beban yang harus ku emban di masa yang kan datang dan segala konsekuensi yang harus ku tanggung dalam menyikapi pilihan hidupku. Berat rasanya menjadi seorang yang ‘dewasa’ tapi hey! Itu bagian dari hidup yang pasti dilalui setiap orang khan? And I’m lucky for being a part of adult worlds although I know it’s not gonna be easy to do. Trust me.

Fase lain yang mungkin akan segera ku jalani (entah kapan) adalah fase menjadi seorang istri dan seorang ibu… bertunangan dan dilamar menjadi satu moment penting dalam fase dewasa ku yang pasti ngga kan bisa ku lupakan. Meski entah persisnya kapan ku akan menjalani sisa hidupku dengan lelaki yang ku cintai tapi ku ingin yakini bahwa ini semua terjadi karena Allah masih begitu mencintai aku hingga Allah mengirimkan seseorang yang mencintai aq sebagaimana Allah ingin dia mencintai aku.

So here I am… tryin my best to become a better person that can responsible not only fot my self but for others surround me an whom I love the most. So… semangat dalam menjalani hidup karena kita ngga pernah tau kemana kehidupan khan membawa kita, tapi ingat hidup adalah suatu pilihan dimana pilihan itu kita sendiri yang menentukannya. Jangan kalah oleh keadaan…

sebenarnya ketika menuliskan kalimat ini, aq teringat pada Okta temanku masa SMP yang meninggal beberapa hari yang lalu. Okta menutup usia di usianya yang ke 26 tahun dan meninggalkan seorang seorang anak perempuan cantik yang masih berusia 3 tahun. Okta menyusul suaminya yang telah pergi terlebih dahulu 2 bulan yang lalu. Dan ketika datang ke rumah duka, aku mendengar ibunya menangis dan berkata mengapa ia tak mau berjuang demi anaknya dan memilih untuk tenggelam dalam rasa sakit ketika suaminya meninggal…. well, I’m not married yet tapi rasanya ku mengerti apa yang dirasakan Okta sebelum kematian menjemputnya. Mencintai seseorang memang begitu indah namun ketika rasa cinta menyelimuti dan menjadi tumpuan hidupmu maka kau tak kan sanggup bertahan ketika orang yang paling kau cintai pergi dari sisimu. Okta memilih untuk begitu mencintai suaminya dan berbagi cinta yang lain dengan anaknya, aku tak pernah menyalahkan Okta untuk pilihannya…

hanya saja jika aku jadi Okta, aku akan bertahan dan berjuang demi anak ku dan menyerahkan cinta yang tadinya ku punya untuk suami aku kepada anak ku, karena anak ku adalah buah cintaku dengan suamiku. Anak adalah suatu mahakarya dan pembuktian akan adanya cinta dari dua insan.

Ya Allah mudah-mudahan kelak aq dapat mengambil pilihan yang baik untuk semua orang yang ku cintai dan kasihi… karena senyum mereka adalah pelipur lara ku dan semangat ku dalam menjalani kehidupanku. Amin. 

 

 

One Response to “Fase Dalam Hidupqu”

  1. Ircham Says:

    hmmm…

    salam kenal…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s