Start From Ordinary Things…

Just what I think..feel and writing about

Married…yes or not…? July 25, 2007

Filed under: Articles — itha @ 9:58 am

Hey there!! Today’s topic is about marriage… Naah… aq ngga kan bahas mengenai when will I get married, still a long away I guess. I wanna talk about the doubt that sometimes come on our preparation way to our marriage.

“Where there is marriage without love, there will be love without marriage” says Benjamin Franklin.
“A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences” by Dave Meurer.

Pernah nonton film Runaway Bride ngga? Film romantic comedy yang dibintangi si cantik Julia Roberts dan Richard Gere yang mengkisahkan tentang seorang cewe yang selalu kabur pada hari pernikahannya karna merasa takut dan tidak yakin. Atau film super duper romantic The Notebook yang dibintangi Rachel McAdams n Ryan Golsing, yang mengkisahkan bagaimana seorang cewe pada akhirnya memilih untuk bersama dengan mantan pacarnya ketika ia akan menikah dengan orang lain disaat semua persiapan pernikahan telah dilaksanakan. Mungkin film2 itu hanya merupakan contoh film yang mengkisahkan tentang ketidakyakinan seseorang untuk menikahi pasangannya. Klo rasa itu datang menjelang waktu pernikahan kita apa yang barus kita lakukan ya…? apa kita akan kabur saja seperti yang dilakukan julia roberts?

Well my advice is, first of all be prepare
Everyone wants to have a smooth relationship, rit? Mulai dari kenalan, pdkt, pacaran (or we can skip this level and jump to another level) and finally get married. Saat semuanya berjalan dengan lancar sepertinya ngga kan ada hambatan dalam pernikahan. Ideal. Tapi terkadang rasa gugup dan ragu datang ketika hari-hari H menjelang pernikahan. Itu wajar, tapi… ngga kan ada salahnya kita memikirkan keraguan ini, krn bagaimana pun nikah itu kan idealnya once in ur life time. Siapa tau keraguan yang datang merupakan natural detector that someting isn’t right? Dan klo kita abaikan it may be our bigest mistake that can influence our life once an for all?

It’s not something that u do under pressure
Maksudnya? Keraguan untuk menikah muncul krna kita melakukan pernikahan dalam keadaan terpaksa. Bad idea girl. Tapi ga semua kasus berjalan seperti ini. Aq punya teman yang menikah karena dijodohkan orang tuanya padahal ketika itu dia sudah punya pilihan hatinya sendiri! Memang awal menikah ngga da rasa sayang atau cinta, tapi ya seperti kata pepatah Jawa..”Jalaran weting trisno soko kulino” (bener ngga ya nulisnya? Maap de’ klo salah nulis maklum rang jawa gede jakarta hehehe) tapi pada akhirnya dia bisa mencintai suaminya karena itu tadi… cinta ada karena terbiasa.
Ada juga kasus karena bertambahnya usia… biasanya nih para wanita yang dah berusia sperempat abad ke atas (which is reminds me that I turn to 25th this month and it put me on this level too, hehehe) berada dalam batasan peringatan “ada detector” yang mengingatkan…”kapan mo nikah” biasanya sih orang tua (thanks God I already explain to my mom that I’m not in the rush to getting married) dan kerabat yang menanyakan hal ini sampe kuping qta sendiri jadi sakit dengernya, well at least it’s my friend experience in her 26th birthday (Go D…). Adanya ‘keharusan’ untuk segera menikah membuat qta (wanita atau mungkin anda kaum laki2 mengalaminya juga?) menjadi tergesa-gesa untuk mecari pasangan atau bahkan mengajak pasangan untuk menikah? Padahal nih… sesuatu yang tergesa2 jarang memberikan hasil yang baik. Jadi harus dibedakan nih menikah yang tergesa2 atau menyegerakan menikah krn hasilnya akan berbeda… em… untuk membedakan antara menyegerakan atau tergesa2 dalam mengadakan pernikahan qu merekomendasikan untuk membaca buku “Ku Pinang Kau Dengan Hamdalah”.

It just a short temptation
Wuih…maksudnya apa ya?, katanya sih menjelang detik2 akhir menuju pernikahan biasanya ada aja godaan yang datang menghampiri (datang baik dari pihak perempuan ataupun laki-laki). Mulai dari ketemu orang baru yang kayaknya kok lebih segala2nya dari pasangan kita sampe ketemu mantan pacar atau cinta pertama yang ternyata masih menyimpan perasaan ke kita dan minta kita untuk meninggalkan pasangan dan menikah dengannya. Nah loh! Gimana dong? Well, u have to ask ur heart dan berbicara dengan pria penggoda itu. Coba ingat2 dengan baik apa yang membuatnya terlihat so good dibandingkan pasangan kita dan ingat kembali apa yang membuat kita jatuh cinta dan memutuskan untuk berbagi hidup kita dengan pasangan. Banyak lebihnya di pasangan? Well then say goodbye to the flirting guy. Dengan mantan pacar? Coba ingat2 kembali apa yang menyebabkan kita putus dulu… klo banyakan putus krn hal2 yang ngga enak dan lebih banyak makan hatinya yakin masih mau dengan dia? And after u pass it all u’ll see that there’s so many things change and it makes u sure that u just want to share ur life with ur couple now.

There’s something wrong
Tingginya tekanan dan ketegangan menjelang persiapan pernikahan kadang justru membuat pasangan malah kebih sering bertengkar. Nah dengan adanya pertengakaran ini kadang sisi lain pasangan dapat terkuak. Misalnya nih biasanya dia tipe orang yang sabar banget namun menjelang hari H tiba2 berubah menjadi pemarah dan sering banget marah tanpa sebab… wah ketahuan aslinya khan apalagi klo sampe main kasar… wuih u better run away and cancel the weeding. Mungkin itu salah satu detector that God gave to us. Untung taunya di awal coba klo dah nikah? Bisa jadi kekerasan dalam rumah tangga tuh.

Prepare your self for the worst
Key! Undangan dah di sebar? Gedung dan katering dah di pesan? Gaun dan di ambil? Trus batal nikah…? gimana dong? Pastinya perasaan malu luar biasa dan sakit hati adalah beban terberat yang harus kita tanggung (well diluar biaya yang dah dikeluarkan untuk persiapan pernikahan itu sendiri), it took all the strength we have just not to fall apart. Makanya, jangan pernah gegabah untuk urusan yang satu ini ‘membatalkan’ pernikahan. Apalagi pada kultur budaya kita yang menuntut kita untuk bisa tampil sebaik mungkin dan menjaga martabat keluarga. Coba bayangkan klo tiba2 pernikahan dibatalkan? Yang malu bukan cuma kita ja tapi juga seluruh keluarga besar…. Jadi jika memang dari awal kita merasa hubungan ngga akan berjalan sebagaimana mestinya, don’t push ur self. Better to delay the marriage until we finally sure rather than runaway in that big day, rit?

Ok, u might concidering to run away if…
 Kelainan seksual>>> better be watch out krn kadang cwo2 homoseksual sering menjadikan pernikahan sebagai kamuflase mereka terhadap lingkungan sekitar yang masih memberikan stigma negatif. Klo sampe kita tau dia mempunyai kelainan semacam ini… better leave him and find other guy that have a normal sex orientation.
 Rude>>> cwo kasar? Baiknya di tendang hingga ke kutub utara! No need further explanation for this case. If find it in ur couple just leave him n don’t turn around. Beside we want a happy mariage not a suffering one.
 A Criminal>>> it’s very important to know ur couple background and his family. Don’t let us know it’s too late when we fond out that he’s a drug dealer or even worst a muderer… :0
 Hubungan saudara>>> penting banget buat di hindari, walaupun akan menyakitkan tapi daripada menanggung dosa yang besar dan resiko memilki keturunan yang cacat?
 A Married Guy>>> seriously girl! I know it’s not that easy to run away from this kindda guy coz somehow they have other attractive side then those who still single. But trust me getting involved with this kindda romantic triangle stories will only make ur self feel unhappy, its only gonna make u cry and cry more. So just leave him and try to find the right one (and single).

Referensi: Cita Cinta Magazine

 

One Response to “Married…yes or not…?”

  1. PINKY MUSTIKA DEWI Says:

    hOrRrRrRaAaAaAyYyYyYy ……………………………
    k’nA mAin fIlm lG ..,,..,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.
    sUkSeZzzZzzZzzZzz bNgT bUaT k’Na yEa,..,.,.,.,.,
    mAjU tErUsS yEa K!
    jNgn dEnGeRiN gOzIp2 dAri oRaNg LaIn,,
    sAnTaI aZzA oKhAyY ……………………………..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s